Akuntan Berpraktik dan Kantor Jasa Akuntan

Akuntan Beregister Negara

Pada artikel sebelumnya sudah disebutkan bahwa Akuntan beregister negara adalah seseorang yang telah diakui oleh Menteri. Untuk dapat menjalankan sebuah Kantor Jasa Akuntan, diperlukan izin praktik seperti halnya dokter. Akuntan yang telah mendapatkan izin praktik disebut adalah Akuntan Berpraktik. Untuk menjadi Akuntan Berpraktik, seorang Akuntan Beregister Negara mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPPK. Setelah disetujui, Akuntan Beregister Negara akan mendapatkan surat keputusan dari Menteri. Surat keputusan ini berlaku 6 (enam) bulan, sehingga dalam waktu tersebut, Akuntan Berpraktik harus memiliki tempat praktek yaitu Kantor Jasa Akuntan.

Bagi yang memiliki impian menjadi Akuntan yang dapat melayani publik, membutuhkan kesabaran dalam menjalani proses administrasi ini yaa…

Kantor Jasa Akuntan (KJA) adalah sebutan untuk tempat prakteknya seorang Akuntan. KJA ini baru lahir pada tahun 2014 sehingga masih membutuhkan proses panjang untuk menuju kedewasaan. Teman-teman para lulusan Akuntansi masih punya banyak kesempatan untuk menjadi Akuntan Berpraktik ini.

Kantor Jasa Akuntan boleh berbentuk perseorangan, persekutuan perdata, firma, perseroan terbatas. Perbedaan dari badan hukum pada umumnya adalah badan hukum KJA harus memiliki satu atau lebih Akuntan Berpraktik. Bahkan pada perseroan terbatas, perlu memiliki lebih dari satu Akuntan Berpraktik.

Pengawas KJA adalah PPPK, sama dengan profesi keuangan lainnya. KJA juga memiliki standar kode etik dan pengendalian mutu yang harus ditaati.

Demikian informasinya mengenai Kantor Jasa Akuntan dan Akuntan Berpraktik. Semoga bermanfaat.

Referensi:

Peraturan Menteri Keuangan RI No. 216/PMK.01/2017

Mengenal Profesi Akuntan

Akuntan Indonesia

Jika mendengar kata-kata Akuntan, pasti yang ada di benak kalian adalah hitung-menghitung, catat-mencatat, debet-kredit dan lainnya. Memang benar apa yang dilakukan seorang Akuntan adalah demikian adanya. Akuntan adalah salah satu profesi keuangan yang menyusun laporan keuangan, melakukan analisa terhadap laporan keuangan baik terhadap periode yang lalu maupun periode yang akan datang untuk mendapatkan keputusan keuangan agar dapat digunakan oleh manajemen.

Mengapa Akuntan penting dalam Perusahaan?

Dalam perusahaan, seorang Akuntan berperan dalam mengelola data-data keuangan. Data-data keuangan digunakan oleh manajemen untuk mendapatkan keputusan yang bijaksana yaitu meminimalkan risiko dan memaksimalkan profit. Akuntan juga berperan dalam mengawasi SOP perusahaan apakah sudah dijalankan dengan baik. Akuntan juga berperan dalam mengawasi tata kelola perusahaan.

Akuntan yang berada di dalam perusahaan dan Akuntan yang berada di luar perusahaan berada di naungan sebuah organisasi profesi yang harus dipatuhi oleh seorang Akuntan. Peraturan yang mengatur mengenai Akuntan yaitu PMK No. 25/PMK.01/2014 yang kemudian dicabut dan diganti dengan PMK No. 216/PMK.01/2017 tentang Akuntan Beregister. Dalam aturan tersebut Akuntan Beregister adalah seseorang yang terdaftar pada register Negara akuntan yang diselenggarakan oleh  Menteri.

Tentu saja untuk mendapatkan nomor register akuntan dari Negara, seseorang harus menempuh pendidikan dan ujian agar dapat disebut Akuntan. Kemudian mengajukan permohonan menjadi Akuntan Beregister dan Akuntan Berpraktik, sehingga dapat memberikan jasanya kepada publik melalui Kantor Jasa Akuntan (KJA).

Demikian sedikit perkenalan dengan profesi Akuntan, semoga bermanfaat.

Referensi:

Peraturan Menteri Keuangan RI No. 216/PMK.01/2017

Peraturan Menteri Keuangan RI No. 25/PMK.01/2014